image

Dua Siswa SMA Islam Athirah 1 Makassar Raih Nilai Sempurna UTBK SBMPTN, Begini Kiatnya

Hasil Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2021 yang dikeluarkan oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) Kelompok Ujian Saintek 2021, dua siswa SMA Islam Athirah 1 Makassar Fenny Tandean dan A. Ahmad Afif Ramadhan meraih nilai sempurna (1000).

Fenny Tandean meraih 2 nilai sempurna yaitu pada nilai TPS Pengetahuan Kuantitatif dan nilai TKA Saintek Matematika. Sedangkan A. Ahmad Afif Ramadhan meraih nilai sempurna pada nilai TKA Saintek Kimia. Dari hasil tersebut, keduanya lulus masuk Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin.

Kepala SMA Islam Athirah 1 Makassar Tawakkal Kahar, S.Pd., M.Pd. memberikan ucapan selamat kepada Fenny dan Afif serta berharap semoga apa yang mereka capai bisa menjadi motivasi bagi adik-adik kelasnya untuk menjadi yang terbaik.

“Selamat buat ananda Fenny dan Afif atas perolehan pencapaian maksimal 1000 di hasil Ujian  Tulis Berbasis Komputer tahun 2021 ini. Tentunya ini merupakan hasil dari sebuah proses yang gigih dan ulet dari ananda dalam mempersiapkan diri menghadapi ujian tersebut. Semoga capaian-capaian ini bisa menjadi rekam jejak yang baik bagi dirinya  sendiri untuk lebih baik lagi di dunia perguruan tinggi sekaligus motivasi bagi adik-adiknya di kelas XI dan XII saat ini untuk menjadi yang terbaik juga,” ujar Tawakkal.

B. J. Gunawan, S.Pd., M.Pd. Wakasek Kurikulum SMA Islam Athirah 1 Makassar juga mengungkapkan rasa bangga atas pencapaian nilai sempurna Fenny dan Afif.

“Pencapaian yang luar biasa diraih oleh 2 siswa SMA Islam Athirah 1 Makassar yang mendapatkan nilai sempurna 1000. Bahkan 1 siswa kami mendapatkan 2 nilai 1000. Ini jadi bukti kualitas lulusan SMA Islam Athirah 1 Makassar dengan kolaborasi pihak sekolah dan pihak eksternal,” tuturnya.

Berikut ini profil singkat Fenny dan Afif serta kiat mereka berdua sehingga bisa meraih nilai sempurna dalam UTBK 2021.

Fenny Tandean, lahir di Bulukumba, 19 Februari 2003 merupakan putri dari pasangan Irfandy Tandean dan Hj. Nurbaya Amdar. Prestasi yang pernah diraih yaitu Juara 1 Olimpiade Sains Madrasah Bidang Biologi (Tingkat Kota Makassar) dan Juara 2 Olimpiade Kesehatan Poltekes (Tingkat Kota Makassar).

Saat pertama kali mengecek hasil UTBK SBMPTN, Fenny diberikan support oleh keluarga bahwa pasti bisa mencapai jurusan impiannya berkat usahanya selama ini.

“Pada saat membuka hasil pengumuman SBMPTN tentunya saya sangat takut tidak sesuai dengan ekspektasi, walaupun sudah dikuatkan oleh keluarga bahwa saya pasti bisa mencapai jurusan impian saya berkat usaha persiapan saya selama ini. Dan alhamdulillah ternyata saya lolos di Pendidikan Dokter UH. Saya merasa sangat bersyukur karena Allah Swt. telah menjawab semua doa-doa saya dan tak lupa doa dari orang tua,” ucapnya, Selasa (29/6/2021).

Kiat/tips yang diberikan Fenny untuk adik-adik kelasnya adalah segera memulai mempersiapkan UTBK SBMPTN 2022 sejak dini.

“Mulailah persiapkan SBMPTN sejak dini karena pasti passing grade suatu jurusan akan naik tiap tahunnya. Kemudian belajar manajemen waktu untuk tetap rajin di sekolah dan persiapan SBMPTN, serta mulai mencari informasi tentang jurusan/kampus impian kalian misalnya tentang daya tampungnya atau prospek kerja ke depannya,” ucap Fenny.

Sistem belajar yang Fenny terapkan dengan cara membuat target materi yang harus dikuasai  dan target soal yaitu harus memahami 20 soal per hari (TPS dan TKA). Untuk jadwal belajarnya, selain mengikuti bimbingan dari Sekolah, Fenny juga mengikuti jadwal bimbingan les serta privat tiap hari Senin-Sabtu. Untuk hari minggunya digunakan Fenny untuk self reward jadi free belajar.

Fenny berterima kasih kepada Bapak/Ibu Guru di SMA Islam Athirah 1 Makassar dan menitipkan pesan kepada guru-guru agar tetap mengajar dengan kesabaran dan semakin kreatif dalam menemukan solusi agar siswa siswi SMA Islam Athirah 1 Makassar betah saat belajar. 

A. Ahmad Afif Ramadhan yang akrab disapa Afif merupakan putra dari Bapak Ir. Urgamawan dan Ibu Dr. Hj. Andi Ernie Zaenab Musa, M.Si. Afif mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilannya lulus masuk Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin.

“Perasaan saya senang sekali, merasa bangga, syukur alhamdulillah ternyata bisa lulus masuk di Fakultas Kedokteran,” ucap siswa kelahiran Makassar, 13 November 2002 ini.

Afif juga berbagi kiat/tips persiapan UTBK yang bisa adik-adik kelasnya terapkan nantinya di UTBK 2022.

“Yang pertama perlu dipersiapkan adalah mental, siapkan mental yang pantang untuk menyerah. Kalau kita  merasa belum siap, mulai perkuat mental dengan mengumpulkan alasan sebanyak mungkin kenapa saya harus memulai ini semua. Siapkan mental untuk selalu berusaha meskipun kita  menemukan banyak kegagalan dan selalu yakin dan  percaya akan selalu ada cara lain untuk meraih jurusan yang kita inginkan; Kedua, perbanyak latihan soal UTBK, agar kita bisa tahu sampai dimana kemampuan dan supaya nanti juga ketika ujian nanti  sudah terbiasa dengan soal soal,” ucap Afif.

Afif juga menambahkan pentingnya target belajar dalam persiapan mengikuti UTBK.

“Ketiga, buat target belajar. Misalnya,  minggu pertama bulan ini mau belajar tentang materi kimia. Pada minggu pertama, kita  harus belajar materi kimia  pada jadwal yang telah ditentukan agar pada saat minggu kedua bulan ini kita  sudah menguasai paling tidak 50% materi dari sebelumnya. Siapa tahu mungkin adik-adik bosan dengan satu materi  bisa nanti pelajarannya dikombinasikan dengan latihan soal yang lebih ringan seperti latihan soal TPA atau mata pelajaran yang lain; Keempat, ikuti banyak try out dari sumber manapun itu misalnya dari aplikasi belajar online, bimbingan belajar, bahkan yang datang melakukan sosialisasi di sekolah, ikuti saja; Kelima, kurangi bermain, rajin-rajin ibadah; Keenam, sayangi dan hormati orang tua minta selalu didoakan yang terbaik dan jangan lupa refreshing biar tidak terlalu tegang,” tambahnya.

Senada dengan Fenny, Afif juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak/Ibu Guru di SMA Islam Athirah 1 Makassar dan tetap bersabar dalam mendidik siswa.

“Untuk Bapak/Ibu Guru, jangan bosan untuk mendidik siswa-siswi yang  kurang dalam ilmu pengetahuan dan sikap. Jadikan hal tersebut sebagai motivasi untuk meningkatkan kecerdasan anak bangsa dan berbudi luhur.  Semoga Bapak/Ibu Guru tetap bersabar dalam menghadapi murid yang agak susah untuk dinasehati. Terima kasih sudah membimbing kami, mohon maaf kalau selama ini kami punya salah. Semoga ilmu yang telah Bapak/Ibu Guru berikan dibalas oleh Allah Swt,” ucap Afif.

Selain mengikuti bimbingan dari sekolah, Fenny dan Afif juga mengikuti bimbingan belajar di luar sekolah. Ketika ditanya apakah pilihan jurusan ini murni dari pilihan mereka sendiri, keduanya menjawab murni dari pilihan mereka sendiri. Kemudian setelah didiskusikan dengan orang tua ternyata orang tua sangat mendukung dan memberikan semangat untuk pilihan Jurusan Kedokteran tersebut sebagai profesi yang mulia karena dapat membantu orang lain.


Penulis: Yusminiwati (Tim Humas SMA Islam Athirah 1 Makassar)

Previous PostFenomena Paham Bulan "Taccipi" pada Masyarakat Sulawesi Selatan
Next PostSERBA-SERBI TAHUN AJARAN 2020-2021 DI SMP ISLAM ATHIRAH 1 MAKASSAR